Cerita Kehamilanku

Bismillahirrahmaanirrahiim 

Kali ini saya harus lagi beradaptasi. Untuk sesuatu yang menyenangkan sebetulnya, sesuatu yang saya idamkan bertahun lamanya. Saya beradaptasi untuk kehadiran bayi. Tubuh saya kini bersiap untuk hadirnya sang buah hati yang lama kami impikan. 

Tantangan yang ada ternyata lumayan membuat saya kewalahan. Entah kenapa mungkin karena saya dihadapkan dengan ketakutan terbesar saya, tidak produktif. Ada juga rasa takut kelamaan interaksi dengan HP. Setelah beberapa kali mengalami flek, saya kini menyadari beberapa hal. Saya harus memiliki border atau batasan. 

"... Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur." Al Maidah 6

Kemarin sekelebat saya menemukan ayat ini entah di mana. Dan kini saya membacanya ulang dan merasa ayat ini pas dengan keadaan yang saya rasakan.
Walaupun sebenarnya konteks ayat tersebut yaitu perintah Allah tentang wudhu. 

....

Usia Kehamilan 18 minggu.

Sudah 18 minggu kini..  Rasa sayang makin bertambah... Apalagi ketika merasakan ada yang bergerak.. Entahlah semoga benar itu gerakan Abdullah, begitu saya namakan sang janin yang InsyaAllah kelak menjadi abdi Allah, apapun gendernya.

Sebentar lagi bulan Ramadhan tiba. Rasa di dada semakin bercampur aduk. 
Rasa senang namun disertai kekhawatiran. Apakah saya pantas mendapatkan ampunan di Ramadhan kali ini?  Sementara kemungkinan besar saya tidak akan puasa. Sampai hari ini pun saya struggle untuk bisa sholat tepat waktu. 

Seharusnya saya mengingat... Bukankah ini yg dahulu saya idamkan? Tidak mengalami haid sehingga ibadah dapat lebih stabil? 

Seharusnya saya mengingat. Menghindari HP sedapat mungkin maka berdampak baik yakni tidak banyak paparan gambar makanan dan hal2 yang membangkitkan syahwat. 

Namun di atas semua keluhan... Sekarang saya mulai dapat melihat satu per satu ganti nikmat yang Allah berikan

1. Melihat respon orang lain (yang mengetahui kisah saya) saat mendengar saya hamil. Mereka semua bilang "seneng dengernya"... Terharu...  MasyaAllah
...
Alhamdulillah saya dengan mudah dapat mengimplementasikan hadits ini
"sebaik2 kamu adl yg memberikan kabar bahagia kpd saudara muslim yg lain"

2. Dapat menginspirasi mba Muthia utk terus mengejar mimpinya..  Dan merasa diri lebih beruntung krn lebih muda, kasus suami tidak berat, lebih ada rizki materi... 

3. Rasa senangnya saat abis periksa dan melihat foto USG dan mendengar detak jantungnya... 

4. Rasa senang saat merasakan janin bergerak

5. Suami makin memanjakan dan lebih rewel untuk melarang

Usia kehamilan 37 minggu 2 hari.

Lha kok tau2 udah 37 minggu aja? Wkwk... jujur di awal kehamilan memang waktu berlalu terasa lambat.. dan saat di usia kehamilan 28 minggu atau trimester 2 barulah waktu terasa cepat.

Hal ini karena saya sudah diperbolehkan menyicil beli perlengkapan bayi. Buka apa2 .. di bulan inilah akhirnya kami mengetahui estimasi jenis kelamin janin yang saya kandung..Bukan main..betapa antusiasnya saya untuk berbelanja.. tantangan yang saya hadapi adalah saya tidak bisa berbelanja langsung ke toko. Tapi tak apa, hal ini malah menguntungkan karena saya bisa memilih barang terbaik secara seksama dan tidak perlu sekaligus.

Kini 37 minggu sudah saya mengandung. Rasanya campur aduk, ada cemas, ada senang, namun anehnya ada rasa sedih sedikit karenq mengetahui bahwa masa kehamilan ini akan berakhir. Heran ya? Padahal hamil itu gak mudah. Gerak jadi terbatas, nafas lebih pendek, badan cepet capek, asam lambung mudah naik dan juga saya mengalami pregnancy rhinitis ...

Tapi ternyata kalau dipikir2, di luar semua itu memang indah sih momen2nya.. Suasana melankolis ini terasa ketika saya mulai packing labour bag...Ya Allah ternyata akhir dari kehamilan ini sudah dekat. Benar kalau ada yang bilang, "kehamilan itu indah... tapi ga mudah"
Apakah aku akan merindukan momen ini? Momen ketika merasakan ada nyawa bergerak di perutku? 

MasyaAllah..terima kasih banyak Ya Allah telah memberikan aku karunia kehamilan... terima kasih telah mengizinkan aku menjadi bagian dari penciptaan terbesarMu... 

Alhamdulillahilladzi bini'matihi tatimush sholihat  💜💜