Peringatan Untukku

Aku kembali menerima sebuah berita kematian. Kali ini menimpa seorang sahabat selingkaran mengaji. Saya dikabari oleh seorang sahabat yang juga teman kecil almarhumah. Sahabat saya itu bercerita, almarhumah yang sedang hamil 8 bulan, tiba-tiba terserang anemia. Kemudian sebagai persiapan kehamilan, almarhumah harus ditransfusi darah. Saat transfusi inilah rupanya tubuh almarhumah mungkin tidak dapat menerima dengan baik darah donor, sehingga menyebabkan almarhumah diare tiada henti. Alhasil bayi di kandungan berhenti berdetak. Almarhumah sudah kehabisan tenaga untuk mengeluarkan sang bayi. Hingga akhirnya almarhumah menyusul bayinya beberapa saat setelahnya.

Saya tidak tahu harus sedih atau bahagia. Bahagia melihat cara meninggalnya memang syahid, Insya Alloh. Tak pelak hal ini memunculkan sebuah riak di hati saya. Sudah 3 orang teman meninggal di kurun waktu kurang dari 6 bulan. Semuanya masih muda. Teman kantor, teman SMA, teman pengajian. Satu lelaki dan dua perempuan. Yang perempuan usianya sama persis dengan saya.

Allah, hati ini bergetar, merasakan bagaimana ternyata kematian begitu dekat. Sampai kapan lagi kamu akan begini, Din? banyak waktu telah kamu sia-siakan. kegiatan yang tak berguna dilakukan, maksiat diperbuat, ibadah terpincang-pincang.

Sampai harus ada kejadian apa sampai nantinya kamu mau bertaubat Din? Ya Alloh janganlah Engkau timpakan aku suatu musibah untuk membuat hamba sadar.. Sadarkan, kembalikan hamba ke jalanMu yang benar-benar lurus ya Alloh.

Mungkin selama ini saya hanya mengharap dunia. Sehingga ketenangan tak saya dapat. Saya terlalu bergantung pada makhluk. Mengandalkan makhluk untuk setiap kebahagiaan yang saya dapatkan.

Ya Alloh..bantu hamba jadi orang yang lebih baik ya Alloh.
Bantu hamba agar tidak malas ya Alloh.
Bantu hamba agar tidak lalai ya Alloh
Berilah kebaikan dimanapun kebaikan itu berada ya Alloh.
Bantu upaya hamba agar lebih dekat dengan-Mu ya Alloh..
Jadikan momen Ramadhan ini menjadi momen hijrahnya hamba kembali ke jalanMu ya Alloh..