Standar Ganda dalam Masyarakat Politik Indonesia

Beware, postingan ini penuh kemarahan

sumber

Bisa nggak sih kalau kita katakan kedua capres sekarang memiliki batasan yang jelas, antara hitam dan putih?
antara NU dan Muhammadiyah?
antara mereka yang berjuluk islam modern dan islam fanatik. 
saya benci mendengarnya, sulit menuliskannya, namun saya sudah muak dengan apa yang mereka teriakkan di luar sana.

Apa sih yang salah dengan islam fanatik. saya rasa menjadi islam yang fanatik itu baik. namun terlebih dahulu kita samakan definisi Islam fanatik. Islam fanatik bisa diidentikkan dengan Islam yang kaaffah. Inginnya semua yang dilakukan diridhoi oleh Tuhan, dalam semua aspek ingin seIslami mungkin.

Mungkin salah saya juga mengapa saya mem-follow orang-orang yang jelas belum yakin, implementasinya adalah dengan belum menjalankan kewajiban sebagai muslim. Tapi menurut saya, Islam fanatik itu wajibb. Namun bedakan dengan radikalisme. Islam yang baik berusaha agar semua hal berdasarkan pertimbangan Islami.

Apa sedangkal itu masyarakat Indonesia menyamaratakan semua orang Islam yang fanatik itu tukang menyerang. Tidak open-minded.

Heii, Islam kini ga sebatas mengurusi masalah agama saja. Harus semua tersentuh. Kalian mencibir orang yang berusaha menegakkan syariat, dan menghakimi bahwa penganut Islam fanatik semuanya anarkis.

Kalian dengan mudahnya langsung menuding bahwa gerakan Islam yang berada di belakang setiap kekerasan terhadap warga non-Islam. Kalian bilang kami anarkis, reaktif. Apa bedanya dengan kalian yang juga dengan mudahnya menuduh orang Islam sebagai biang kerok? Apa nggak mikir? kita ini sedang diadu domba. orang Islam mencurigai orang Islam yang lain. Kita ini sedang dipecah belah.

Kalian bilang kami mudah terprovokasi. Tapi kalian sendiri yang sibuk cuap-cuap di sana-sini, bilang banyak black campaign lah, apa lah,,

Berita-berita miring tentang capres kalian malah saya dapat dari kalian sendiri. Bukannya malah akan semakin menyebar?? Kalian ribut karena diserang dengan isu SARA.. trus kenapa.. kalian takut ya dengan kekuatan orang-orang Islam yang fanatik Islam akan terpengaruh, sehingga terus kalian koar-koar tentang isu SARA? menjadi seakan-akan terdzolimi, mencari belas kasihan untuk mendapat simpati?

Ya Allah.. Tuhanku..hamba sadar hamba juga belum berkontribusi aktif dalam mengubah keadaan bangsa ini.. Bahkan ibadah kepadaMu masih jauuh dari sempurna. Tapi ya Alloh, Mohon tunjukkan bagi kami, berikanlah petunjuk bagi orang-orang beriman tentang kebenaran dan kemungkaran ya Allah.. Kami tahu semua ini merupakan jalanMu.. kenapa ada yang ma'ruf ada yang munkar.. Namun hamba mohon ya Alloh..kembalikan lagi kejayaan Islam. Hamba rindu dengan pemimpin yang amanah, hamba rindu pemimpin yang membimbing hamba agar dekat kepada-MU. Hamba rindu pemimpin negeri yang memiliki kekuatan ruhiyah..