Jumlah undangan untuk menghadiri acara reuni berbanding lurus dengan bertambahnya usia kita. Singkatnya, kalau ada banyak reuni, kita makin tua. Namun selalu ada dilema tersendiri yang membuat kita berpikir seribu kali sebelum menghadirinya.
Saat undangan reuni SMA beberapa waktu lalu diunggah ke grup FB, saya melihat di bawahnya ada beberapa komentar menarik. Ada seorang temen sekelas yang bilang begini, "Ga mau dateng ah. Jangan-jangan ntar aku doang yang belom nikah". Pernyataan ini malah membuat saya geli karena saya yang telah menikah tidak bisa datang justru karena adanya suami. Kenapa? Karena dia tidak mau bengong di acara reuni saya. Sebenarnya saya bisa saja datang sendiri, namun saya sendiri segan pergi jika tanpa dia. Dan lagi, ibu saya pasti komplain karena saya malah tidak menemani suami di rumah.
Itu hanya contoh kecil. Entah kenapa setelah menikah saya semakin malas datang reuni. Entah berjudul buka bersama, meet up hingga halal bi halal.
Kenapa?
1. Saya lebih memilih bertemu dengan keluarga. Jika dirunut runut..keluarga kita *saya deng* itu besar. Saudara kandung aja jarang ketemu. Ortu di sana..kakak di situ..apalagi adik. Jika sudah begini..tak perlulah kita bahas quality time. KUANTITAS yang terpenting. Perbanyak habiskan waktu di rumah dan nikmati setiap momen walaupun hanya nonton natgeo wild bersama.
2. Sudah berumah tangga. Seperti saya sempat ulas di awal tulisan..nah ini nih yang rada tricky. Tapi ya emang gitu..nikah itu membatasi pergaulan kita. Tapi itu wajar lah.. dalam hidup kan selalu ada perubahan yang akhirnya bersamaan dengan berubahnya skala prioritas. Skala prioritas utama saya kini adalah suami, mertua, orangtua, saudara kandung(plus ipar), bude pakde uwak bibi mamang, sepupu...baru deh sahabat abis itu temen.. kebayang kan sampai sekarang aja saya belom bisa mengunjungi semua "geng" bude pakde uwak bibi mamang... apalagi sepupu sepupu..whoaa.
Plus, saya kini juga merasa 'attached' banget dengan suami saya. Ya maksudnya..kita udah sibuk sendiri2..masa pas udah bareng malah bikin acara sendiri. Bukannya dia ga mau ikut acara reuni..tapi dia emang keberatan. Hohohoo
My hub is my comfort zone deh pokoknya (prikitiww)
3. Pada dasarnya saya tidak terlalu menikmati pertemuan besar. Saya cenderung lebih menyukai komunikasi personal. Iya bener saya canggung orangnya :D
Dan ternyataa..eng ing eeng.. orang bergolongan darah AB katanya sih emang gini cirinya.. pada tau kan komik "Simple Thinking about Blood Type" karya Park Dong Sun? Ini ada gambar yang SAYA BANGETS