Kemarin jelas merupakan hari yang tak terlupakan dalam hidup. Saat itu pukul 00.30, tiba-tiba pintu kamar saya diketuk oleh Mama. Mama dan Bapak memang sedang menginap di rumah saya. Pemandangan yang saya lihat selanjutnya sangat mengejutkan, Mama menangis di samping Bapak yang terbujur lemas dan sangat pucat, "Vertigo Bapak kambuh, tolong bikinin (minuman) jahe sedikit".
Setelah itu Bapak muntah tidak terhitung banyaknya. Malam itu saya mencoba mencari dokter yang bisa dipanggil ke rumah mengingat keadaan Bapak yang sama sekali pusing. Kepala bergerak sedikit muntah dan pusing. Saya mencoba menghubungi beberapa RS namun tidak ada yang bisa menghadirkan dokternya ke rumah. Akhirnya kami mencoba mencari obat vertigo di apotek 24 jam.
Namun Qadarullah obat tersebut sepertinya tidak bekerja. Gimana mau bekerja jika isi perutnya terus keluar?
Karena Bapak terus menerus muntah2, akhirnya diputuskan untuk membawanya ke RS menggunakan ambulans. Hal ini dikarenakan saat itu adalah hari minggu, yang merupakan jadwal pelaksanaan Car Free Day di jalan utama menuju rumah sakit. Jadi diharapkan ambulans bisa melancarkan perjalanan ke RS, di samping memang Bapak tidak bisa bergerak banyak karena pusing yang hebat.
Bapak dirawat selama dua hari di RS. Alhamdulillah banyak sekali kemudahan yang Alloh berikan selama kami di RS. Semoga hal ini tidak terulang lagi ya Alloh. Gak karuan banget rasanya melihat sosok yang biasanya kuat melindungi kita, malah terbaring tak berdaya menahan sakit seperti itu :"(
