KAJIAH SHIROH NABAWIYAH Part 2
Pemateri : Ustadzah Sarah,Lc
Hari/Tgl : Rabu/1 Feburari 2017
Pekan ke : 2
Pemateri : Ustadzah Sarah,Lc
Hari/Tgl : Rabu/1 Feburari 2017
Pekan ke : 2
#JAHILYAH
Makna Jahiliyah :
ilmu, yang melahirkan keyakinan akan kebenaran atau yang mendekatkan kepada Robnya
jahil, bukan berarti tidak berpengetahuan
pengetahuan/knowledge/معرفة
Pada masa 2-3 thn sebelum kenabian jazirah arab sdh merasakan rempah2, mereka sangat piawai dalam perdagangan.
Makna Jahiliyah :
ilmu, yang melahirkan keyakinan akan kebenaran atau yang mendekatkan kepada Robnya
jahil, bukan berarti tidak berpengetahuan
pengetahuan/knowledge/معرفة
Pada masa 2-3 thn sebelum kenabian jazirah arab sdh merasakan rempah2, mereka sangat piawai dalam perdagangan.
Atsar (perkataan sahabat)
Amirul Mu’minin Umar bin Khaththab ra, “Sesungguhnya ikatan simpul Islam akan pudar satu persatu, manakala di dalam Islam terdapat orang yang tumbuh tanpa mengenal jahiliyah.”
maksudnya,
Amirul Mu’minin Umar bin Khaththab ra, “Sesungguhnya ikatan simpul Islam akan pudar satu persatu, manakala di dalam Islam terdapat orang yang tumbuh tanpa mengenal jahiliyah.”
maksudnya,
Ikatan simpul Islam akan telepas satu-persatu karena umatnya tidak mengenal jahiliyah, tidak mengenal apa yang harus diubah, tidak mengenal apa yang harus diperangi, tidak mengenal apa yang harus dihindari, dan tidak mengenal apa yang harus dibuang jauh-jauh dari umat ini.
Masa Jahiliyah adalah suatu masa yg jauh dari wahyu.
Pada masa jahiliyah bangsa arab mengubur anak perempuannya karena malu.
Pada masa jahiliyah bangsa arab mengubur anak perempuannya karena malu.
Di dalam Al Quran perkataan "Jahiliyah" disebutkan dalam :
1. Qs. Ali Imran : 154
ظَنَّ الجاَهِلِيَّه =sangkaan jahiliyah
ثُمَّ اَنْزَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْۢ بَعْدِ الْغَمِّ اَمَنَةً نُّعَاسًا يَّغْشٰى طَآئِفَةً مِّنْكُمْ ۙ وَطَآئِفَةٌ قَدْ اَهَمَّتْهُمْ اَنْفُسُهُمْ يَظُنُّوْنَ بِاللّٰهِ غَيْرَ الْحَـقِّ ظَنَّ الْجَـاهِلِيَّةِ ؕ يَقُوْلُوْنَ هَلْ لَّنَا مِنَ الْاَمْرِ مِنْ شَيْءٍ ؕ قُلْ اِنَّ الْاَمْرَ كُلَّهٗ لِلّٰهِ ؕ يُخْفُوْنَ فِيْۤ اَنْفُسِهِمْ مَّا لَا يُبْدُوْنَ لَكَ ؕ يَقُوْلُوْنَ لَوْ كَانَ لَنَا مِنَ الْاَمْرِ شَيْءٌ مَّا قُتِلْنَا هٰهُنَا ؕ قُلْ لَّوْ كُنْتُمْ فِيْ بُيُوْتِكُمْ لَبَرَزَ الَّذِيْنَ كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقَتْلُ اِلٰى مَضَاجِعِهِمْ ۚ وَلِيَبْتَلِيَ اللّٰهُ مَا فِيْ صُدُوْرِكُمْ وَلِيُمَحِّصَ مَا فِيْ قُلُوْبِكُمْ ؕ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌۢ بِذَاتِ الصُّدُوْرِ
Kemudian setelah kamu ditimpa kesedihan, Dia menurunkan rasa aman kepadamu (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari kamu, sedangkan segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri; mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliah. Mereka berkata, "Adakah sesuatu yang dapat kita perbuat dalam urusan ini?" Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya segala urusan itu di tangan Allah." Mereka menyembunyikan dalam hatinya apa yang tidak mereka terangkan kepadamu. Mereka berkata, "Sekiranya ada sesuatu yang dapat kita perbuat dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini." Katakanlah (Muhammad), "Meskipun kamu ada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditetapkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh." Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Dan Allah Maha Mengetahui isi hati.
[QS. Ali 'Imran: Ayat 154]
Kemudian setelah kamu ditimpa kesedihan, Dia menurunkan rasa aman kepadamu (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari kamu, sedangkan segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri; mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliah. Mereka berkata, "Adakah sesuatu yang dapat kita perbuat dalam urusan ini?" Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya segala urusan itu di tangan Allah." Mereka menyembunyikan dalam hatinya apa yang tidak mereka terangkan kepadamu. Mereka berkata, "Sekiranya ada sesuatu yang dapat kita perbuat dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini." Katakanlah (Muhammad), "Meskipun kamu ada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditetapkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh." Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Dan Allah Maha Mengetahui isi hati.
[QS. Ali 'Imran: Ayat 154]
contoh : bln safar tidak dibolehkan berperang, bukan tidak boleh hajatan.
2. Qs. Al Maidah : 50
حكم الجاهلية = hukum jahiliyah
اَفَحُكْمَ الْجَـاهِلِيَّةِ يَـبْغُوْنَ ؕ وَمَنْ اَحْسَنُ مِنَ اللّٰهِ حُكْمًا لِّـقَوْمٍ يُّوْقِنُوْنَ
Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)?
[QS. Al-Ma'idah: Ayat 50]
حكم الجاهلية = hukum jahiliyah
اَفَحُكْمَ الْجَـاهِلِيَّةِ يَـبْغُوْنَ ؕ وَمَنْ اَحْسَنُ مِنَ اللّٰهِ حُكْمًا لِّـقَوْمٍ يُّوْقِنُوْنَ
Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)?
[QS. Al-Ma'idah: Ayat 50]
contoh : Pada masa jahiliyah bangsa arab quraisy meminta orang lain utk menikahi istrinya utk mendapatkan keturunan (nikah walad).
3. Qs. Al Ahzab : 33
تبرج الجاهلية = berhias ala jahiliyah
تبرج الجاهلية = berhias ala jahiliyah
وَقَرْنَ فِيْ بُيُوْتِكُنَّ وَلَا تَبَـرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْاُوْلٰى وَاَقِمْنَ الصَّلٰوةَ وَاٰتِيْنَ الزَّكٰوةَ وَاَطِعْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ ؕ اِنَّمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ اَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيْرًا ۚ
Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang-orang jahiliah dahulu, dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat, dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai Ahlulbait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.
[QS. Al-Ahzab: Ayat 33]
Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang-orang jahiliah dahulu, dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat, dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai Ahlulbait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.
[QS. Al-Ahzab: Ayat 33]