Hey beautiful soul,
Mungkin ga ada seorangpun yang tidak memiliki kesan tentang 2020. Bagaimana tidak, pola hidup sangat berubah di tengah pandemi. Walaupun adaptasi adalah kemampuan dasar manusia, namun tak dipungkiri di masa transisinya kadang sulit dijalani. Tak pelak hal ini dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang, baik langsung maupun tidak langsung.
Banyak orang bilang yang kehidupannya sebelum pandemi saja sudah susah, apalagi setelah pandemi. Hidup di tengah ketidakpastian memang tidak nyaman. Makanya banyak orang menggaungkan tahun ini menjadi "Year of Self Love", agar tidak tersesat 'menemukan' jati dirinya.
Mencintai diri sendiri bisa dibilang susah susah gampang yah. Susah karena parameternya abstrak. Tapi yang pasti, keadaan manusia memang ada naik turunnya..
Dan di kondisi seperti ini wajar kayaknya kalau kita merasa lebih banyak "di bawah" nya alias down...
Jadi.. Untuk kamu yang sedang ada di bawah sekarang, aku mau bilang:
Ngga papa kalo hari ini kamu ngga 100% produktif
Ngga papa kalo perjalananmu terlihat lebih lambat dari orang lain
Ngga papa kalau pencapaianmu belum sampai pada yang diinginkan
Ngga papa banget kalo ngga semua orang bisa menerimamu dengan tangan terbuka
Ngga papa kalau kamu hari ini lagi merasa lelah.. Bukan berarti kamu lemah 🤗
Ngga papa untuk stop sebentar dan rehat sebelum berjalan lagi...
(copas IG @kelincitertidur)
Satu lagi,
Ingatlah kalau sekarang kamu ada di koridor ketaatan.. Jadi kenapa harus sedih? Sedihnya orang mukmin disukai setan loh..karena dengan kesedihan itu manusia biasanya jadi lunglai, mager, sehingga sulit bangkit untuk beribadah.
Namun bagaimana jika kesedihan itu datang terus menerus?
0. In your worst desperation, no one can help you but Your Creator.
1. Sabar dan Sholat
Minta pertolongan lewat sabar dan sholat. Jangan menganggap doa kita itu tidak terkabul.. Jangan anggap pertolongan Allah datang terlambat.
2. Don't think, just don't!
Please, stop thinking. Bukan hanya jangan overthinking. Jangan mikirr. Karena kita manusia buka tugas kita untuk cari sendiri jalan keluar. Istighfar aja terus.
3. Lakukan Sunnah yang Mudah
Ya. Makan pakai tangan kanan, jilat jari setelah makan, doa mau masuk kamar mandi, wudhu setelah habis pipis.. Dst dsb.. Kenapa? Karena hal ini mengundang pertolongan Allah.. Trus juga hal ini untuk memberi pengalaman yang menghadirkan rasa "I can do some good deeds and I am feeling good abt that".
4. Lakukan sesuatu. Bergerak.. Beres-beres.... Ruangan yamg berantakan adalah pangkal keruwetan otak.. Lakukan sedikit demi sedikit agar tercipta sugesti, "I am capable, I can do this on my own" Hal ini dapat membuat kita tenang karena telah melakukan pencapaian yang walaupun kecil namun dapat kembali membangkitkan semangat.
5. Banyak Bersyukur
Nasihat ini mungkin klise.. Namun, cobalah untuk melihat dengan sisi yang lebih luas. Bersyukurlah bukan hanya atas pencapaian lahiriah tapi juga intangible things. Kaya udah nyapu, udah beberes, udah mandi, udah bangun tidur dan tersenyum.. Don't be too hard to yourself. Lihat diri sendiri secara objektif. Jika kamu pernah menghibur orang lain dan berbelas kasih padanya, maka pada keadaan ini kamu adalah orang yang paling berhak dikasihani oleh dirimu sendiri 😊
5. Hanya orang kafir yang berputus asa dari rahmat Allah.
Ya.. Melakukan salah dan dosa itu memang tabiat manusia. Dan sebaik2nya orang yang berdosa adalah ia yang bertobat.. Jadi, ga ada salahnya untuk mencoba sekali lagi untuk bangkit ya, kan? Ga ada masalah yang ga ada jalan keluarnya. Bahkan ada juga masalah yang cuma didiemin aja bisa selesai sendiri 😁
Dear dearest,
Namun pada akhirnya jika memang kiranya semua pintu telah tertutup.. Islam sebagai agama yang paling sesuai dengan fitrah bawaan manusia telah memberikan jawaban. Ada doa ketika kita telah sampai pada titik yang paling paling paling dasar.
Sesedih sedihnya kita.. Jangan sampai pernah terlintas ya untuk menginginkan mati. Because you know what, there is someone out there that loves you more than you do...
Ya.. Ada yang mencintai kita dengan sangat.. Dan Dia dengan tangan terbuka akan menerima taubat kita. Dialah Allah Sang Maha Menerima Taubat.. Apa yang menjadi bukti Allah sangat mencintai kita? Saya pernah tulis di sini
Much love ❤